When this life becomes more difficult, I hope my starlight will stay to give me little hopeness in this black holes darkness sky

krisjoko

Mengapa Pria Malas Merayakan Valentine

Saturday, February 7, 2009 by Mas Kris

Hari kasih sayang atau Valentine sebentar lagi, namun suasana romantis dan serba pink sudah kita rasakan di mana-mana. Sayangnya, aura romantis itu seringkali tidak didapatkan dari pasangan karena sebagian besar pria menganggap hari Valentine sama saja dengan hari lainnya.

Alih-alih mendapat perhatian dan merasa diistimewakan, banyak wanita yang mengeluh angan-angan mereka akan makan malam romantis bersama pasangan atau menerima seikat bunga cuma bisa dipendam dalam hati.

Sebelum tahun ini kecewa lagi karena pasangan masih saja menganggap "dingin" hari Valentine, sebaiknya simak dulu alasan di balik sikap mereka.

1. Tak ada teman yang mengingatkan
Acara yang akan dibuat atau kado untuk pasangan, barangkali sudah menjadi topik obrolan wanita sejak awal Februari. Tapi tidak demikian halnya dengan para pria. Jarang ada pria yang membicarakan soal hari Valentine dengan kelompoknya, kalau pun ada pria yang berniat untuk merayakan biasanya mereka tak akan mengumbarnya. Jadi tak heran kalau banyak pria yang lupa atau tak merasa tanggal 14 Februari itu istimewa.

2. "Waktunya" sudah lewat
Mungkin Anda masih ingat betapa romantisnya si dia saat sedang pendekatan. Yang tak banyak diketahui, sebenarnya banyak pria yang mengaku bahwa hal itu sebenarnya bukan sifat asli mereka. Dengan kata lain, mereka bermanis-manis seperti itu hanya untuk memikat hati Anda. Nah, setelah Anda jatuh hati dan memilih si dia menjadi kekasih, mereka merasa tak butuh lagi melakukan hal-hal romantis, termasuk saat Valentine.

3. Tak suka mengumbar emosi
Sejak kecil pria sudah dididik agar tidak mudah menunjukkan emosi terdalamnya, terutama menangis. Karena itulah, saat Valentine, yang merupakan momen penuh emosi, sikap mereka terbagi antara tetap bersikap cool atau jadi sentimentil dan ikut mengirim mawar pada pasangan. *

AN
Sumber : askmen

Filed under having 1 comments  

Pria Berjari Manis Lebih Panjang, Lebih Pintar Cari Uang

Monday, January 19, 2009 by Mas Kris

UKURAN jari seorang pria ternyata menggambarkan apakah seseorang pintar cari uang atau tidak. Demikian sebuah penelitian mengungkap.

Para ilmuwan dari Cambridge University menemukan bahwa para pialang yang bekerja di bursa-bursa saham memiliki jari manis lebih panjang daripada jari telunjuk. Ini menunjukkan bahwa mereka lebih pintar mencari uang.

Hubungan ini bisa jadi terkait dengan paparan testosteron saat mereka berada dalam kandungan. Demikian catatan dari National Academy of Science mengungkap.

Paparan inilah yang memungkinkan adanya kemampuan untuk membuat keputusan dengan cepat yang juga ternyata terkait dengan sifat agresi.

Indeks rasio jari manis dengan jari telunjuk yang ditentukan dalam kandungan sebelumnya juga dikaitkan dengan sukses dalam kompetisi olahraga.

Sang peneliti, John Coates dan timnya melaporkan, tahun lalu terbukti juga, testosteron yang tersisa di pagi hari dalam jumlah lumayan besar ini berhasil berhasil membuat para pialang mencetak uang dari hasil transaksi yang dilakukan pada pagi hari itu juga.

Temuan ini disimpulkan berdasar pada penelitian atas 44 pria pialang di London. Beberapa di antaranya dapat menghasilkan pemasukan lebih dari 4 juta poundsterling setahun.

Lebih dari 20 bulan para pialang dengan jari manis lebih panjang ini 'mencetak' uang sebelas kali daripada yang jari manisnya relatif lebih pendek.

Para ilmuwan yakin bahwa paparan agresi hormon testosteron dalam kandungan inilah yang meningkatkan kemampuan konsentrasi dan refleks bisnis.

Sayang, para ilmuwan Belgia justru menemukan bahwa proa dengan jari manis lebih panjang cenderung kurang memiliki rasa sosial. Mereka lebih pelit. Sebaliknya, mereka yang jari manis lebih pendek cenderung lebih mudah bagi-bagi uang.

Ketua peneliti, Kobe Millet, mengatakan, "Hasil temuan ini menyatakan kepada kita bahwa kadar testosteron yang terekspos sejak lahir memengaruhi seluruh perilaku manusia sepanjang hidupnya."

Penelitian yang mirip juga terlihat pada perempuan.

ABD
Sumber : BBC

Filed under having 5 comments  

Lebih dari 2 Triliun Ton Es Kutub Mencair

Thursday, January 1, 2009 by Mas Kris

LEBIH dari dua triliun ton es di Kutub Utara dan Kutub Selatan mencair sejak tahun 2003. Hasil pengukuran menggunakan data pengamatan satelit GRACE milik NASA itu menunjukkan bukti terbaru dampak dari pemanasan global.

"Antara Greenland, Antartika, dan Alaska, pencairan lapisan es telah meningkatkan air laut setinggi seperlima inci dalam lima tahun terakhir," kata Scott Luthcke, geofisikawan NASA.

Dari pengukuran tersebut, lebih dari setengahnya adalah es yang sebelumnya ada di Greenland. Selama lima tahun, es yang mencair dari Greenland tersebut mengalir ke Teluk Chesapeake dan mengalir ke laut lepas. Bahkan menurut Luthcke, pencairan es di Greenland akan berlangsung semakin cepat.

Mencairnya es di daratan sebenarnya tak berpengaruh langsung terhadap kenaikan muka air laut di seluruh dunia seperti mencairnya lautan beku. Pada tahun 1990-an, pencairan es di Greenland tidak menyebabkan peningkatan air laut yang berarti.

"Namun, saat ini Greenland turut meningkatkan setengah milimeter tingkat air laut per tahun," kata ilmuwan es NASA Jay Zwally. “Pencairan terus memburuk. Ini menunjukkan tanda yang kuat dari pencairan dan amplifikasi. Tidak ada perbaikan yang terjadi,” lanjut Zwally.

Para ilmuwan NASA mempresentasikan temuan baru mereka pada konferensi American Geophysical Union di San Fransisco minggu lalu. Dengan menganalisis perubahan iklim, secara umum para ilmuwan akan melihat yang terjadi beberapa tahun untuk menentukan tren secara keseluruhan.

HIN
Sumber : LIVESCIENCE

Hujan Meteor di Langit Pagi

by Mas Kris

JAKARTA, KAMIS - Bagi para pengamat langit, hujan meteor Gemini yang disertai penampilan bulan yang hampir purnama dianggap sebagai pertunjukkan meteor terindah sepanjang tahun. Namun bila kita jeli, pertunjukkan meteor yang tak kalah menarik akan segera tiba, meski Bulan tidak akan ikut tampil.

Bila Anda tertarik ingin menyaksikannya, catatlah tanggal ini, 3 Januari 2009, Sabtu dini hari. Tanggal itulah puncak hujan meteor Quadrantid - yang sulit diprediksi kedatangannya - akan terjadi. Bila pada saat itu langit cerah, maka penonton akan disuguhi satu atau dua hujan meteor setiap menit, satu atau dua jam sebelum fajar.

Quadrantid merupakan salah satu hujan meteor tahunan paling deras meski berlangsung singkat saja. Adolphe Quetelet dari Observatorium Brussel menemukan hujan meteor itu tahun 1830an, diikuti laporan-laporan astronom lain dari Eropa dan Amerika.

Hujan meteor itu kemudian dinamai berdasar gugusan bintang kuno Quadrans Muralis alias Dinding Quadrant, yang dilukiskan di atlas perbintangan abad 19 berada di antara ujung gugusan bintang Big Dipper (Ursa Major atau Beruang besar) dan kepala gugusan bintang Draco (Naga).

Meski bila terlihat, Quadrantid akan menjadi pertunjukkan elok, namun sayang hujan cahaya ini jarang terlihat karena pengaruh berbagai faktor. Puncak hujannya sendiri hanya berlangsung selama delapan jam (bandingkan dengan puncak hujan meteor Perseid di bulan Agustus yang berlangsung dua hari). Ini menunjukkan bahwa aliran partikel yang menghasilkan hujan meteor ini tak terlalu besar, mungkin hanya komet kecil saja.

Adapun sumber partikel Quadrantid telah lama menjadi teka-teki. Sampai kemudian Dr. Peter Jenniskens, seorang astronom di SETI Institute di Mountain View, California menemukan bahwa orbit 2003 EH1 - asteroid kecil yang ditemukan Maret 2003 - berada pada jalur hujan meteor. Ia yakin bahwa batu sepanjang 2 km itu merupakan sumber partikel Quadrantid, yang membara saat memasuki atmosfer Bumi. Beberapa orang menduga asteroid ini merupakan inti komet C/1490 Y1 yang hilang.

Karena waktu pertunjukkannya singkat dan tak menentu, tak heran bila hujan meteor Quadrantid tidak sepopuler hujan meteor tahunan lainnya. Meski demikian tak ada salahnya bila kita mencoba menengok langit Sabtu dini hari mendatang. Bila beruntung, nyala-nyala api dengan ekor panjang keperakan akan mempertunjukkan tariannya di langit yang cerah. Wow...

wsn
Sumber : SPACE.COM

Filed under having 0 comments