When this life becomes more difficult, I hope my starlight will stay to give me little hopeness in this black holes darkness sky

krisjoko

Tampilkan Kecepatan Bakar Disc

Wednesday, November 11, 2009 by Mas Kris

Ketika membeli sebuah CD atau DVD kosong, biasanya terdapat angka 4x, 32x, 56x, atau lainnya di cover disk. Angka ini biasanya juga muncul pada drive dan aplikasi burner. Semua angka tersebut bukannya tanpa arti. Mereka menunjukkan kecepatan bakar maksimum yang dapat diterapkan pada keping tersebut.

Dalam proses burning, biasanya kecepatan bakar yang telah diatur oleh pengguna akan ditampilkan di layar. Tapi jangan heran jika ternyata kecepatan yang tampil ini bukanlah kecepatan yang sesungguhnya. Kecepatan bakar yang sedang berlangsung bisa jauh di bawah angka yang tertera—semuanya tergantung pada metode burning yang Anda pilih dan kondisi sistem saat itu.

Jika Anda ingin mengetahui berapa kecepatan bakar keping CD/DVD yang sesungguhnya, praktekkan trik berikut.
1. Klik Start > All Programs > Nero > Nero 9 > Nero Express.
2. Klik kotak berlogo segi tiga yang mengarah ke kiri.
3. Pilih menu Options yang ada di bagian Advanced.
4. Pada jendela Options, buka tab Misc.
5. Dalam box Options, carilah grup Burning dan beri tanda cek pada menu “Show real recorder write speed while burning”.
6. Tekan OK untuk menutup jendela Options.

Mulai saat ini, semua disk yang dibakar dengan Nero akan menampilkan kecepatan bakar yang sebenarnya.

Sumber: PCplus

Mudahnya Membuat Video Slideshow

by Mas Kris

Dulu, koleksi foto biasa disimpan di dalam album foto, yang kemudian berpotensi berjamur karena dimakan waktu. Tapi itu masa lalu. Sekarang adalah zamannya album digital yang telah dilengkapi beragam fitur untuk mengelola foto digital.

Yang namanya album digital pasti memerlukan seperangkat komputer untuk membukanya. Tanpa itu, nyaris tidak mungkin menampilkan seluruh koleksi foto digital dengan mudah. Sedangkan untuk menampilkan koleksi foto ke perangkat lain, Anda mesti mengkonversi dulu si foto digital menjadi slideshow.

Konversi semacam ini bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya dengan Nero Vision 4. Aplikasi ini dibundel bersama paket installer Nero. Dengannya, Anda bisa menyusun slideshow foto-foto dari file, kamera digital, atau scanner ke dalam keping DVD dengan mudah dan cepat.

Begini langkah-langkah pembuatannya.
1. Eksekusi program Nero Vision 4 dengan mengklik menu Start > All programs > Nero > Nero 9 > Nero Vision.
2. Dalam program Nero Vision, klik menu Make a Slide Show > DVD-Video.
3. Tentukan gambar yang akan Anda masukkan ke dalam storyboard. Untuk mengambil sejumlah gambar dari folder, Anda dapat mengklik tombol Browse for Media > Browse and Add to Project. Untuk mengambil gambar dari kamera digital atau scanner, klik tombol TWAIN Import > Acquire Image.
4. Lakukan drag and drop foto pada timeline untuk mengatur susunan foto.
5. Atur durasi setiap foto dengan menekan ikon Duration Settings. Setelah itu, isikan Picture visibility time dalam satuan detik dan beri tanda cek pada “Apply to existing pictures”.
6. Klik kanan mouse pada kotak yang berada di antara dua foto, lalu pilih “Apply Random Tansition to All Tansition Fields”.
7. Klik Next > Next.
8. Rancang menu sesuai keinginan Anda. Untuk menonaktifkan fitur menu ini, pilih “Don’t create a menu” dari combo box Menus to use.
9. Klik Next > Next.
10. Klik Burn agar proses pembuatan disc segera dilakukan.

Sumber: PCplus

Warna Oli Indikasi Kondisi Mesin

Sunday, November 8, 2009 by Mas Kris

Mengetahui kondisi mesin mobil tak cukup mendengar suaranya saja. Melalui oli pun bisa terpantau dengan melihat warnanya. Sebagai pelumas mesin, oli tentu akrab dengan komponen internal dan selalu bersirkulasi.

Efeknya, kotoran berupa kerak—yang biasa menimbun di kepala silinder hingga butiran halus akibat gesekan—tersapu oleh oli. "Untuk mengenali kondisi mesin secara akurat, tidak bisa dengan melihat warna oli," ungkap David Tanjung, Sales & Operation Manager Toda, sebuah gerai oli.

Di bawah ini warna-warna oli yang menunjukkan kondisi mesin:

1. Coklat kekuning-kuningan
Mobil sudah dijalankan, tapi jarak tempuh masih pendek berkisar 1.000-2.000 km dan terbilang normal.

2. Hitam
Mobil sudah menempuh lebih dari 3.000-4.000 km. Apalagi di atas 5.000 km atau usia pakai dua bulan lebih, sebaiknya oli diganti dengan yang baru. Namun, jika oli sudah hitam padahal baru dipakai beberapa minggu, maka artinya ada masalah pada komponen bagian dalam mesin. Hal ini bisa disebabkan banyaknya kerak di dalam mesin karena usia mobil sudah tua.

Untuk mengatasinya, bisa dengan melakukan flush serta mengganti oli dan filter baru. Pembilasan bisa dilakukan dua sampai tiga kali agar lebih bersih.

3. Hitam kotor
Oli bercampur butiran halus hasil sisa gesekan. Ini menandakan ada komponen mesin yang sudah aus. Adapun oli yang sudah lama menyebabkan fungsinya berkurang. Cepat ganti. Bila didiamkan, gesekan antar-komponen yang tidak berlapis oli mengakibatkan bagian mesin cepat aus.

Disarankan, periksa pula komponen dalam mesin. Jika itu dibiarkan, maka akan menimbulkan kerusakan, misalnya baret, seperti pada metal jalan, metal duduk, bahkan dinding selinder. Bila mesin tidak menimbulkan suara aneh, maka mesin relatif masih aman. Saat ganti oli, hal itu sebaiknya dibarengi dengan oli filter.

4. Putih susu
Warna ini berarti oli sudah tercampur air. Penyebabnya bisa karena bocor yang disebabkan kondisi packing-packing di mesin, oli cooler, atau dudukan filter oli sudah tidak baik. Dengan begitu, air dapat masuk ke dalam mesin dan tercampur dengan pelumas. (Tomo)

Filed under , having 0 comments  

Membongkar Rahasia di Winamp

by Mas Kris

Selain plug-in, Winamp juga memiliki beberapa rahasia, semacam “telur paskah”. Tahu dong kalau istilah “telur paskah” itu mengacu pada fitur tersembunyi pada suatu program. Jangan bayangkan fitur yang “mewah” karena telur paskah biasanya hanya untuk lucu-lucuan —kebanyakan justru bukan fitur yang “nyambung” dengan fungsi asli program.

Langsung saja kita lihat hal tersembunyi yang dimiliki oleh plug-ins Nullsoft NSV Decoder di Winamp. Begini caranya.
1. Jalankan Winamp Anda.
2. Klik menu [Options] > [Preferences…] atau tekan [Ctrl] + [P].
3. Pada jendela “Winamp Preferences”, klik [Plug-ins] > [Input].
4. Pada jendela “Input plug-ins” pilih [Nullsoft NSV Decoder v1.04] kemudian klik [About] yang terletak di bagian bawah. Muncul jendela “About…”.
5. Kemudian, klik ganda gambar llama pada jendela tersebut. Gambar llama akan berubah menjadi tulisan “nullsoft present you nSV play hidden party…”.
6. Klik ganda lagi gambar tersebut untuk menampilkan gambar api, air, dan lain

Ada lagi plug-in yang dapat dimainkan, yakni Nullsoft Vorbis Decoder v1.35.
1. Pilih plug-in tersebut, kemudian tekan tombol [About]. Pada jendela “About…” ada gambar ikan berwarna kuning dan biru cerah yang merupakan ikonnya.

2. Klik sekali pada gambar tersebut. Ikan itu akan berputar ke kanan. Kemudian klik sekali lagi dengan klik kanan, maka ikan akan berputar ke kiri. Jika Anda terus mengklik ikan tersebut, ikan akan berputar dengan cepat dan sebuah keterangan baru akan muncul berupa kecepatan berputar ikan dalam satuan RPM. Eh, ada juga rekor tercepat yang pernah Anda buat.

Eits, telur paskah bukan cuma itu saja, masih ada lagi. Berikut cara memunculkan telur paskah lainnya.
1. Klik kanan pada jendela Winamp.
2. Pilih [Nulsoft Winamp Pro].
3. Ketika jendela “About Winamp” terbuka, Anda akan melihat gambar siluet seperti kuda dengan tulisan “WINAMP” dan bergerak secara zoom-in dan zoom-out.
4. Sekarang tahan tombol [Ctrl] di keyboard kemudian klik ganda di area gambar tersebut. Muncullah gambar kecil bertuliskan “DJ Egg” dengan gambar telur putih di tengahnya.
5. Kembalikan gambar awal dengan cara klik ganda lagi.
6. Sekarang tahan tombol [Shift] kemudian klik ganda lagi di area gambar yang bergerak. Percayalah, gambar yang di dalamnya terdapat tulisan “supplied” dan “cracked”.

Sumber: PCplus

Filed under , having 0 comments