When this life becomes more difficult, I hope my starlight will stay to give me little hopeness in this black holes darkness sky

krisjoko

Kartu Sakti yang Bisa Dipakai Keliling Bumi

Sunday, November 8, 2009 by kris joko

Salah satu hambatan berkomunikasi ketika di luar negeri adalah tarif roaming internasional yang selangit. Bayangkan, agar bisa menerima pesan singkat (SMS) kita kena getok biaya hingga Rp 4.000 per SMS.

Makanya beberapa operator seluler menggandeng mitra dari negara lain dalam bentuk konsorsium telekomunikasi internasional. Menurut Hari Ara Hariandja, Division Head Solution Strategy and Development Indosat, murahnya komunikasi karena kesanggupan para operator mengelola teknologi dan kualitas makin kompetitif.

Selain itu, telekomunikasi makin murah karena jalinan kerjasama yang semakin baik dengan operator luar negeri. "Jika trafik antara dua negara makin baik dan banyak, biaya bisa ditekan," katanya.

Perkembangan jumlah mitra operator luar negeri kian berkembang. XL, misalnya, menjalin kerjasama roaming dengan 367 mitra internasional. Demi menjamin kualitas, menurut Retno Wulan, GM International Business & Domestic Solution Wholesale XL, bekerjasama dengan SimCard international. "Tidak hanya voice, ko-neksi data pun memiliki tarif khusus, baik prabayar, pascabayar, maupun pelanggan BlackBerry," kata Retno.

Awasi kartu kredit Anda

Tapi, ada pilihan sarana telekomunikasi lain bagi para pelancong atau pekerja yang memiliki mobilitas antar-negara tinggi. Jika Anda browsing di internet, ada beberapa provider SIM Card prabayar internasional yang menawarkan tarif cukup kompetitif.

Kartu GSM ini tidak mengandalkan kerjasama dengan operator telekomunikasi tertentu sehingga memiliki perhitungan tarif mandiri. Contoh kartu GSM internasional adalah onesimcard.com, gosim.com, sim4travel, dan cellularabroad.

Hampir semuanya bisa beroperasi di lebih dari 150 negara. "Tarif percakapan lokal (non-roaming) dan roaming internasional mereka sangat kompetitif," ujar Hari.

Mereka tidak menggandeng operator lokal untuk merealisasikan tarif murah. Promo atau diskon khusus disesuaikan dengan jaringan asal provider SIM Card internasional. Fasilitas lain yang menggiurkan adalah gratis menerima SMS, kemudahan isi ulang dengan kartu kredit, pemantauan penggunaan via online, dan tarif lebih murah karena tidak kena roaming.

Selain prabayar, ada juga yang memakai sistem hybrid. Jika pulsa habis, otomatis provider akan mengisi ulang. Ada pula provider yang juga menawarkan sistem kontrak bulanan hingga tahunan, tapi dengan tambahan biaya bulanan. Pembayarannya menggunakan kartu kredit. Maka, pelanggan harus rajin mengawasi penggunaan kartu lewat sistem online.

Yang menarik, ada provider yang menyediakan paket airtime, seperti Gosim. Ia menawarkan satu nomor internasional dan bebas biaya ketika menerima telepon dan SMS. Namun fasilitas ini hanya tersedia di beberapa negara, terutama negara maju atau tujuan populer para pelancong.

Harga paket perdana SIM Card internasional (tanpa pulsa) senilai 16 dollar AS dan 16 Poundsterling. Jika ada tambahan pulsa, harganya naik antara dua hingga tiga kali lipat. Terkesan mahal? Sekadar perbandingan, operator Indonesia mengenakan tarif percakapan Rp 20.000 - Rp 22.000 per 60 detik dan Rp 4.000 - Rp 5.000 per SMS dari China ke Indonesia.

Sedangkan kartu internasional bertarif 1,5 dollar AS per menit atau Rp 14.250 (kurs Rp 9.500 per dollar AS) dan Rp 5.000 - Rp 6.000 per SMS. Memang SMS lebih mahal, tapi ingat, Anda gratis menerima SMS.(KONTAN)

Filed under having  

0 comments:

Post a Comment