When this life becomes more difficult, I hope my starlight will stay to give me little hopeness in this black holes darkness sky

krisjoko

Bekerja di Rumah? Mengapa Tidak!

Sunday, August 24, 2008 by kris joko


Dari pada hanya mengurus anak dan rumah tanpa menghasilkan sesuatu, ada baiknya Anda memulai bekerja atau membuka usaha di rumah. Pilihan ini juga berlaku bagi para ibu bekerja yang sebelumnya bekerja di kantor, tapi juga ingin melihat perkembangan anak di rumah, beralih melakukan usaha di rumah. Sebelum memulai, ada hal-hal yang sebaiknya diperhatikan.

1. RUANG KERJA YANG NYAMAN
Dengan memiliki ruang bekerja, segala perlengkapan seperti alat tulis, buku, alat penghitung, ada di satu tempat sehingga tidak repot jika Anda membutuhkannya suatu saat.

2. ATUR WAKTU BEKERJA
Anda harus pintar membagi waktu antara mengurus pekerjaan dan mengurus anak-anak. Bekerja secara efisien juga mutlak. Jika anak-anak butuh perhatian, tunda dulu pekerjaan. Ketika mereka sudah tenang dan dapat bermain, lanjutkan dan selesaikan pekerjaan.

3. BAGAIMANA AGAR BERHASIL?
Bekerja di rumah punya banyak keuntungan. Misalnya, tak terikat jam kerja, tak harus kesal karena terjebak macet, dan jam kerja yang dapat diatur sendiri. Target kerja pun dapat ditentukan sendiri, tanpa berpatokan pada jam kerja. Namun, kendala pasti ada, salah satunya sulitnya memisahkan urusan rumah dan pekerjaan. Beberapa hal lain yang juga patut diperhatikan antara lain:
a. Terorganisasi
Semua berawal dari pengaturan yang tepat. Gunakan ruang kerja sebagai tempat untuk berkarya. Letakkan lemari dengan banyak laci pengaturan untuk meletakkan barang-barang yang berhubungan dengan pekerjaan.

b. Bekerjalah dalam suasana yang tenang
Ketika kerja, usahakan suasana sekitar nyaman dan aman dari gangguan. Kecuali jika Anda ingin sekaligus mengawasi anak-anak. Saat anak-anak sekolah, Anda dapat bekerja dalam suasana yang tenang. Tutup pintu ruang kerja agar terhindar dari gangguan. Beritahu anggota keluarga jam kerja Anda sehingga mereka mengerti dan tak mengganggu waktu kerja Anda.

c. Privasi total
Jika ingin memiliki privasi total, buatlah ruang kerja yang terpisah dari rumah utama dan kunci pintu saat bekerja.

d. "Jangan ganggu saya"
Anda bisa menggantung tulisan tersebut di pintu kerja jika Anda benar-benar sedang bekerja serius dan tidak ingin diganggu.

4. MULAI DENGAN PERENCANAAN
Perencanaan sangat penting untuk menjalankan bisnis di rumah. Mulailah dengan langkah awal, yaitu menentukan nama usaha, alamat, nomor telepon, dan alamat e-mail. Akan lebih baik jika Anda melengkapinya dengan website agar profil usaha Anda dapat dipromosikan ke khalayak lebih luas.

Selanjutnya, deskripsikan jenis usaha Anda. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang cara menjalankan pekerjaan di rumah, meliputi cara pemasaran, promosi, serta pengelolaan. Lalu tentukan tujuan usaha, khususnya tujuan jangka panjang, apakah akan terus dipasarkan lebih luas atau sekadar mengisi waktu luang saja. Jika dalam perkembangannya usaha ini menghasilkan keuntungan, mulailah berpikir memperluas usaha, diawali dengan merekrut beberapa karyawan untuk membantu pekerjaan.

5. TETAP IBU RUMAHTANGGA
Bekerja di rumah memang penuh tantangan, sekaligus memberikan banyak waktu bertemu dengan keluarga, khususnya anak-anak. Namun, semua harus diatur dengan baik. Jangan sampai pekerjaan terganggu akibat teriakan-teriakan anak atau ketika Anda ingin mencari informasi di internet, Anda terganggu ulah si kecil yang asyik main game di komputer. Memang, kondisi ini jadi dilema, namun jalan keluar selalu ada. Simak tips berikut:
a. Gunakan waktu sebaik-baiknya untuk bekerja saat anak-anak tidur siang.
b. Jika harus memangku anak saat di depan komputer, beri ia mainan atau botol susu. c. Sediakan mainan dan buku-buku anak, baik buku cerita maupun buku mewarnai di ruang kerja Anda.
d. Sediakan sedikit ruang untuk anak sebagai tempatnya bermain atau mewarnai.
e. Sediakan makanan dan minuman ringan kesukaan anak-anak di tempat yang terjangkau.
f. Lebih baik jika meja kerja Anda di dekat jendela, sehingga tetap dapat mengawasi anak main di halaman.
g. Jika punya waktu luang, lakukan aktivitas bersama anak-anak sehingga mereka tidak bosan di rumah.


Indraswari

Filed under , having  

0 comments:

Post a Comment